1 Oktober 2018 Ujicoba MOBSI di Gunungkidul

Selasa, 02 Oktober 2018

Suradiyana

Informasi

Dibaca: 459 kali

Wonosari – Mobile presensi atau yang disingkat Mobsi merupakan aplikasi yang dipergunakan untuk proses presensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dengan memanfaatkan geolocation yang penggunaannya memanfaatkan telepon pintar/smartphone.

Dasar pelaksanaan ujicoba Mobsi ini Peraturan Bupati Nomor 58 Tahun 2017 Tentang Mobile Presensi Bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, adapun penggunaan aplikasi ini untuk meningkatkan kedisiplinan dan produktifitas kerja PNS melalui pengembangan inovasi berbasis digital.

Hal tersebut disampaikan oleh Titis Budi Asih dan Subandi dari BKPPD Gunungkidul pada saat melakukan sosialisasi ujicoba mobile presensi dan pengisian buku kerja PNS di Ruang Dinas Kominfo, Senin (1/10/2018)

Meskipun sudah diinformasikan beberapa waktu yang lalu untuk pelaksanaan Mobsi ternyata masih banyak PNS yang belum bisa melakukan instal aplikasi bahkan untuk pendaftaran akun juga belum dapat dilakukan karena masih harus ada perubahan terkait data PNS pada admin Mobsi.

“Untuk instal aplikasi Mobsi versi 2, maka aplikasi Mobsi versi 1 harus di un-instal dulu baru mengunduh untuk Mobsi terbaru melalui Website apik.gunungkidulkab.go.id”.kata Subandi dihadapan PNS di lingkungan Dinas Kominfo Gunungkidul.

Pada kesempatan ini Titis menambahkan bahwa Mobsi diberlakukan uji coba terhitung mulai 1 Oktober 2018, direncanakan mulai diaplikasikan penuh pada tahun 2019 mendatang dan menjadi salah satu komponen untuk penghitungan tunjangan kinerja (Tukin) PNS di Kabupaten Gunungkidul sebagai pengganti dari Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) yang selama ini diterima PNS setiap triwulannya.

Selain memberikan sosialisasi terkait Mobsi tim dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Gunungkidul juga menyampaikan materi tentang pengisian buku kerja yang harus dilaksanakan oleh PNS dalam tugas dan aktifitasnya, hasil pengisian buku kerja ini nantinya akan memiliki poin/nilai yang akan berpengaruh terhadap besaran tunjangan kinerja PNS sehingga dimungkinkan besaran tukin yang diterima antar PNS akan berbeda tergantung besar kecilnya poin yang diperolehnya.<*> #aksihumasjogja

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas