Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke 58, Kejari Gunungkidul Gelar Talkshow di LPPL

Kamis, 26 Juli 2018

Suradiyana

Informasi

Dibaca: 306 kali

Wonosari – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke 58 tahun 2018 Kejaksaan Negeri Gunungkidul menyelenggarakan berbagai kegiatan meliputi antara lain; donor darah, anjangsana dan kunjungan bhakti sosial ke beberapa panti asuhan yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Hal tersebut mengemuka disampaikan oleh Kajari Gunungkidul Asnawi Mukti pada program dialog interaktif yang dilaksanakan di LPPL Radio Swara Dhaksinarga FM 89.9 MHz, Rabu (24/7/2018).

Pada kesempatan ini Kajari Gunungkidul didampingi Wibowo Wisnu (Kasi Intelejen), Muslichan Darojad (Kasi Tindak Pidana Khusus), Kuncoro (Kasi Pidana dan TUN) dan Hany Adhy A (Kasi Pengelolaan Barang Bukti) sedangkan moderator yang memandu acara ini Wiwi Penyiar LPPL dari Diskominfo Kabupaten Gunungkidul.

Kajari juga menyampaikan terkait kinerja dari Kejaksaan Negeri Gunungkidul dan juga mensosialisasikan kelembagaan maupun ketugasan dari seksi-seksi yang ada di Kejari Gunungkidul.

Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Wibowo Wisnu juga memberikan penjelasan program-program  yang akan dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Gunungkidul yang ditujukan untuk pemerintah, masyarakat dan sekolah-sekolah.

Kegiatan tersebut antara lain yaitu pencegahan untuk meminimalisir  terjadinya tindak korupsi di Kabupaten Gunungkidul.

“Kejaksaan Negeri Gunungkidul memberikan sosialisasi dan juga pendampingan TP4D kepada pemerintah, BUMD dan desa” katanya.

Selain TP4D di Kejari Gunungkidul juga ada kegiatan untuk pendidikan karakter sejak dini yang dinamakan Jaksa Masuk Sekolah (JMS), untuk Desa ada program Jaksa Masuk Desa(JMD).

Ketiga program tersebut sudah berjalan sejak tahun 2016 dan sampai dengan tahun 2018 ini, program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sudah bisa mengcover 12 sekolah yang ada di Kabupaten Gunungkidul dan masih banyak sekolah yang meminta untuk diberikan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) tersebut.

Adapun yang menjadi target sasaran Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yaitu sekolah dari tingkat SMP sampai dengan SMA, untuk mensukseskan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini Kejari Gunungkidul juga bekerja sama dengan pihak pihak terkait salah satunya dengan Dinas Dikpora Kabupaten Gunungkidul.

Sedangkan untuk  program TP4D di tahun 2017 yang lalu Kejari Gunungkidul mendapatkan amanah dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk mendampingi 2 projek yang dilaksanakan, pada tahun 2018 ini program tersebut bertambah menjadi 25 projek dengan nilai hampir Rp. 50 M.<wiwi*>

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas